Indonesian SME Development

LEMBAR KHUSUS WIRAUSAHA INDONESIA

Kewirausahaan, baik yang berskala besar maupun menengah dan kecil merupakan salah satu pilar pertumbuhan ekonomi di Indonesia. ISPC APINDO turut berupaya dalam membantu pengembangan wirausaha (terutama kecil dan menengah) dengan melakukan pengkayaan wawasan, inovasi, kompetensi, dan pengkayaan sumberdaya untuk dapat memiliki tingkat daya saing yang tinggi di dunia.

Jika anda adalah wirausahawan yang memerlukan mitra untuk memajukan perusahaan dan bertransformasi menjadi wirausaha yang berorientasi global, kami siap membantu anda dalam bentuk konsultasi dengan pakar jasa sesuai kebutuhan anda.

  1. Hukum
  2. Komunikasi Pemasaran
  3. Perbankan
  4. Akuntansi dan Keuangan
  5. Human Capital dan Perburuhan
  6. Asuransi

Silakan hubungi kami di email info@ispc-indonesia.org atau hotline service +62 815 1713 4848 untuk keterangan lebih lanjut.

1. Hukum

Untuk menentukan badan hukum yang paling sesuai dengan usaha baru anda, seorang pengacara dapat membantu anda dalam hal tantangan hukum yang dihadapi dalam suatu usaha, mulai dari mendapatkan perizinan usaha, memperkerjakan karyawan, kepatuhan terhadap pajak, pendaftaran merek, sampai dengan negosiasi transaksi bisnis. Pengacara anda dapat memberikan nasihat/pandangan hukumnya yang terkait dengan hal-hal tersebut.

Dalam upaya menjadi wirausaha yang berorientasi global, kami dapat membantu anda mengidentifikasi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan untuk mendapatkan perizinan usaha, menginformasikan peraturan-peraturan yang berlaku di suatu negara / region, menjalankan kepatuhan terhadap hukum-hukum yang berlaku di suatu negara / region, perubahan kebijakan hukum yang berkembang di suatu negara / region, untuk membantu anda menghindari pelanggaran hukum serta membantu membuat keputusan-keputusan bisnis yang positif.

Penasihat hukum dapat membantu anda untuk mengelola risiko hukum, risiko keuangan, perlindungan terhadap asset, kepatuhan hukum, peninjauan dokumen, negosiasi perjanjian, dan (jika dibutuhkan) menjadi perwakilan dalam sengketa hukum di pengadilan. Adapun lingkup nasihat hukum dasar yang kami miliki, mencakup: 1) sumberdaya manusia, 2) perpajakan, 3) hak atas kekayaan intelektual, 4) persyaratan hukum lingkungan, 5) jasa hukum yang mendukung akses pembiayaan, dsb.

2. Komunikasi Pemasaran dan Hubungan Masyarakat

Peran hubungan masyarakat sangat penting dalam menjelaskan pokok-pokok penting dan pesan dari perusahaan anda secara konsisten. Apa yang disampaikan oleh media tergantung apa yang ingin anda sampaikan, dengan tetap menjaga pentingnya kualitas lingkupan. Perkembangan media digital dan media sosial membawa dinamika baru dalam dunia media di dunia, termasuk di Indonesia.

Membangun Merek (Brand) and Citra (Image)

Sebagian dari kisah anda mengikutsertakan merek yang sedang dibangun. Meskipun produk atau jasa yang ingin dijual tidak masuk ke toko untuk dijual, kepentingan mereknya tetap ada.

Citra dibangun dengan cara memperlihatkannya berulang kali kepada konsumen, dan ini harus konsisten. Merek harus 1) menyatakan posisi yang unik, 2) mendorong rasa ingin tahu dan minat.

Sebagai wirausaha, anda menghabiskan waktu untuk memikirkan ide-ide baru dan menyelesaikan masalah. Besar resikonya jika anda mengabaikan cara mengkomunikasikan pesan anda kepada pemangku kebijakan. Jika anda ingin dicintai mereka, mereka harus lebih dulu mengenal anda.

3. Perbankan

Salah satu cara untuk mengembangkan usaha anda adalah dengan pandai berinvestasi dan menggunakan layanan pinjaman yang tepat. Sebagai peminjam, anda akan memiliki beberapa keuntungan, seperti: 1) keamanan dan keuntungan yang ditawarkan, 2) membangun sebuah jejak kredit resmi yang diakui secara lebih luas dibandingkan dengan pinjaman informal, 3) pengelolaan tabungan yang mempunyai tujuan berbeda secara bersamaan, 4) dibawah pengawasan pemerintah sehingga dapat meminimalkan risiko.

Sebagai pengusaha ada suatu titik anda membutuhkan pinjaman modal, apakah itu untuk start-up atau ekspansi, ataukah untuk pemberlian peralatan, bahan baku atau modal operasi sederhana. Berikut adalah hal-hal yang harus anda pertimbangkan dalam menggunakan layanan pinjaman perbankan: 1) monitor suku bunga, 2) selalu melakukan pembayaran tepat waktu, 3) anggarkan dengan hati-hati, 4) lakukan pencatatan yang baik, dan 5) jangan mencampuradukkan biaya pribadi dengan bisnis.

4. Akuntansi dan Keuangan

Akuntansi adalah mekanisme yang digunakan para wiraswasta untuk mengawasi status dan kemajuan operasi perusahaan. Akuntansi juga membantu suatu perusahaan untuk dapat memiliki laporan keuangan secara teratur dan terstruktur demi memenuhi kebutuhan berbagai pihak seperti investor, kreditor, penyedia barang (suppliers), petugas pajak, dan pemilik perusahaan sendiri. Semua bank memerlukan pernyataan keuangan untuk menilai kredit perusahaan sebelum memberi pinjaman uang. Investor akan meminta pernyataan keuangan untuk dapat memperhitungkan nilai investasi yang akan dilakukan. Para petugas pajak akan memeriksa buku-buku dan catatan keuangan perusahaan dalam rangka pemeriksaan pajak.

Akuntasi yang dilakukan secara baik dan benar memberi wiraswasta kemungkinan untuk menerima pemasukan dan pembayaran hutang, seperti membayar penyedia barang untuk barang yang sudah dibeli, dan untuk membayar hal-hal lain seperti gaji, pajak, dan kewajiban lainnya. Keluasan, macam dan kualitas system akuntasi yang dibutuhkan sebuah perusahaan tergantung pada dasar dan berapa besar transaksi yang dibuat, dan juga cara transaksi tersebut diselesaikan. Misalnya, jika produk dijual dengan dasar uang tunai, atau pembayaran pada waktu penerimaan barang, maka wiraswasta tidak harus mempunyai sistem akuntansi yang melacak catatan pemasukan (accounts receivable). Tetapi, jika produknya dijual dengan dasar kredit yang akan dibayar oleh konsumer pada waktu yang akan datang, maka sistem akuntansinya harus bisa melacak jumlah hutang konsumen. Sama halnya, jika perusahaan membeli barang dari penyedia dengan dasar kredit, maka sistem akuntasinya harus mempunyai pelacak catatan keluaran (accounts payable), jumlahnya dan kapan harus dibayarkan.

Catatan pengeluaran yang baik membuat wiraswasta mendapatkan kredit yang baik dengan penyedia dan kreditor lainnya, dan dengan itu wiraswasta diperbolehkan mendapatkan uang kontan hingga jatuh tempo pembayaran. Akuntasi yang benar juga membantu wiraswasta mengetahui aktiva yang dimiliki seperti properti, peralatan, dan inventaris. Sebagai contoh, jika perusahaan dapat menjual produknya dengan baik, maka dapat diketahui kuantitas barang yang tersedia di gudang dan harga masing-masing produk karena sudah memiliki catatan inventaris yang lengkap.

Salah satu hal penting yang dibutuhkan untuk perusahaan yang sukses adalah pengelolaan pemasukan dan pengeluaran uang (cash flow management). Pengelolaan ini tidak terwujud secara efektif jika tidak disertai dengan akuntansi yang baik. Jika tidak ada pengelolaan uang, suatu perusahaan tidak akan hidup lama. Akuntansi yang baik akan membantu wiraswasta mengenali sumber dan penggunaan dana, dan kapan uang akan berpindah tangan. Tanpa akuntansi, wiraswasta beresiko tinggi mengalami kejatuhan aliran dana (cash-flow) yang akhirnya akan bermasalah dengan pencairan uang, pemborosan uang, dan akhirnya kehilangan kesempatan.

Akuntansi akan membantu wiraswasta merencanakan masa depan perusahaan, mempersiapkan pertumbuhan dan perluasan. Ketika bisnis usaha mulai berkembang dan bertumbuh, transaksi akan lebih besar dan lebih rumit, oleh karena itu perusahaan tersebut akan membutuhkan suatu sistem akuntansi, kebijakan laporan keuangan dan juga laporan pajak yang lebih maju.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, akan sangat baik bagi para wiraswasta mencari bantuan dari penyedia jasa seperti akuntan, konsultan pajak dan konsultan manajemen

6. Human Capital dan Perburuhan

7. Asuransi

Asuransi merupakan instrumen hukum yang menawarkan rasa aman dan yang membantu Anda meredam dampak guncangan keuangan yang tak terduga. Produk asuransi yang baik seharusnya terjangkau, memberikan jaminan ketenangan pikiran, mendukung kemajuan, dan mencerminkan hukum kontrak.

Di masa lalu, kita akan bergantung pada seluruh keluarga kita untuk dukungan dan perlindungan. Sayangnya, ini bukan lagi pilihan yang dapat diandalkan bagi sebagian dari kita karena seluruh masyarakat kita telah berubah: demografis yang berbeda, urbanisasi yang makin tinggi, adanya keterbatasan waktu, sumber daya keuangan yang terbatas, gaya hidup yang baru, dan tingkat kelahiran yang berkurang makin mengecilkan ukuran dan melemahkan stabilitas keluarga besar. Dukungan dari keluarga besar adalah juga subjektif, dan rentan terhadap sumber daya terbatas dan perseteruan internal. Jaminan kepastian akan adanya dukungan sudah tidak mungkin lagi.

Perusahaan asuransi dapat memberikan rasa aman tersebut karena didasarkan pada prinsip “kekuatan dalam jumlah”, sama seperti keluarga besar. Semakin besar jumlah individu yang terlibat dalam kesepakatan untuk mengatasi ancaman bagi semua pihak, lebih besar kemungkinannya untuk bisa menghindari ancaman tersebut

JOIN AS ISPC MEMBER

Be ISPC member and get benefits of
1) Trade data update,
2) Access to members list,
3) Business to Business match facility,
4) Special rate for trade advisory,
5) Special rate on training program, seminar, and conference.

Join member